Selamat Datang

"Selamat datang di *nama salah satu minimarket yang hampir ada di setiap pengkolan jalan*, selamat belanja."

Hampir setiap orang Indonesia merasa familiar dengan sapaan tersebut. Tidak semua, mungkin sebagian besar. Saya tidak terlalu punya pengetahuan statistik antara berapa jumlah orang yang mengetahui atau mengingat dengan jelas sapaan ini. Kita asumsikan saja seperti itu, oke?

Dalam teori sosiolinguistik, ada konsep dasar tentang komunitas tutur yang menjelaskan bagaimana menggunakan bahasa (dalam kasus ini sapaan) dengan cara yang unik dan saling diterima di antara mereka. Tidak hanya itu, sang penutur juga harus memiliki kompetensi komunikatif. Artinya, penutur memiliki kemampuan untuk menggunakan bahasa (sekali lagi saya katakan, dalam kasus ini adalah sapaan) dengan cara yang tepat dalam situasi tertentu.

Ah, sungguh rumit. Yang jelas, tidak ada salahnya memulai kebiasaan untuk menyapa. Ucapkan selamat datang kepada yang baru, dan selamat tinggal kepada yang lama.

Oh iya, selamat datang di blog saya yang baru. Selamat menikmati. Kalau sudah bosan, jangan langsung menghilang. Ucapkan salam perpisahan, biar saya tidak bingung mencari anda kemana-mana.

Komentar

  1. Paragraf yang terakhir kayak curhatan hati banget ya kak wkwk

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Puluh

Lovable Playlist 2015

Nyanyian Abang Becak